Kadangkala, aku
ingat hari sibuk-sibuknya disini, semisal pada hari Sabtu dan Ahad (6-7/08)
lalu. Saat aku dituntut, mau tidak mau, dituntut untuk menyelesaikan PPT Duta
Santri DIgital dan fikih zakat pertanian. Capek juga kalau ingat hari-hari itu.
Memang dan sudah menjadi keharusan, persiapan dilakukan jauh-jauh hari sebelum
suatu momen –apalagi agenda pasti- terjadi.
Tapi semua orang
memang ingin begitu kan ? dan, nyatanya, tidak semua orang mau dan mampu, bisa
dan dibisakan untuk melakukan persiapan jauh-jauh hari itu. Benar kata orang,
kesuksesan itu ada ketika kesiapan bertemu dengan kesempatan. Kalau sudah pasti
ada agenda tertentu, itu adalah sebuah kesempatan yang diberikan tuhan pada
kita. Sedangkan kesiapan, mau siapa lagi yang mempersiapkan diri, upgrade
kualitas pribadi dan lain sebagainya kecuali diri kita sendiri.
Kadang, aku
bergumam dalam hati, berkacalah ke cermin dan bilanglah, “tidak ada yang butuh
pada dirimu sendiri daripada orang yang di cermin itu”
Allah. Allah. La
Haula wa Laa Quwwata Illa Billah.
Untuk catatan
BMs hari selasa (09/08) ini, aku ingin menulis catatan tentang sosialisasi
pengurus daerah kepada para santri. Sosialisasi ini dilaksanakan ba’da maghrib.
Kegiatan pembinaan al-Qur’an itu harus diliburkan.
Sebelum
sosialisasi itu, pada siang harinya, ada sedikit drama tipis-tipis yang terjadi
diantara Aku, Anam dan Topek. Siang ba’da dhuhur itu, Topek pinjam HP ke aku
mau syuting dan wawancara ke Kiai Zainurrifa’. Ia ingin buat video profil
daerah.
Aku jelaskan
kaget. Ini konsepnya bagaimana ? dan apa saja yang mau ditampilkan di video
itu, belum dimusyawarahkan bersama. Kita belum duduk bersama, menyatukan
persepsi. Aku sering makan ati, tapi mau bagaimana lagi, tiada daya dan upaya
untuk mengungkapkan semua selain harus kutelan sendiri.
Setelah itu, aku
klarfikasi soal pembuatan video profil ini ke Topek. Akhirnya aku menemukan
beberapa titik dan kelemahan dari ‘akan wawancara’ ini. Konsep pembuatan video
belum matang. Aku pun memanggil Anam untuk duduk bersama. Merumuskan bagaimana
enaknya video profil ini.
Kesalahan dan
koreksi ini pun segera ditemukan. Sehingga kamipun tahu bagian mana yang harus
diperbaiki. Kalau boleh jujur, ya sebenarnya aku banyak makan ati ke dia. Mau
bagaimana lagi. Harus sabar dan sabar.
Dan, melalui Topek,
aku jadi belajar menyikapi ketidak idealan dalam hidup. Bagaimana memperlakukan
hal buruk, tidak enak dan kesalahan yang ada di depan mata kita. Apapaun hal
buruk itu, jangan dicela dan perbesar. Aku punya dosa, kesalahan dan hal buruk
juga. Kalau aku memperbesar, membuat heboh dan memperkeruh keadaan, khawatir
suatu saat nanti aku yang menjadi orang yang seperti itu.
Hufth, sungguh
memalukan sekali.
Setelah
peristiwa itu selesai, pada malam harinya, pengurus mengadakan sosialisasi. Aku
yang menjadi proog dan epilog sosialisasi proker pengurus itu. Alhamdulillah,
keinginan ada sosialisasi kegiatan/proker tiap devisi ini bisa selesai juga.
Semoga dengan
adanya sosialisasi ini, para santri yang diamanahi jadi pengurus ini punya rasa
kepemilikan, kesadaran berkhidmah dan memiliki rasa tanggung jawab. Amiin.
Catatan BMs (41)
hari Selasa, 09 Agustus 2022. Selesai menulis pada hari Rabu, 10 Agustus 2022
pukul 16:42 WIB.

0 Komentar