Trending

6/recent/ticker-posts

Catatan BMs (35) : Usulan dan Konsep Acara Seminar Peran Pesantren Dalam Dunia Pertanian



Tak terasa, aku menuruti rasa malas dan ‘menganggap enteng’ habits yang sedang aku bangun. Menggampangkan semua urusan dan akhirnya, tiba-tiba dapat tugas se-abrek, akhirnya merasakan beratnya memikul tugas-tugas itu. Tugas-tugas akan selalu berdatangan yang bisa kita kendalikan adalah diri kta sendiri: pikiran, mindset dan tentunya perbuatan kita.

Aku mengetik ini malam. Malam jum’t tepatnya. Catatan BMs ku ada tiga hari yang belum selesai. Sejak selasa, rabu dan kamis. Tidak ada yang bisa mentakdirkan aku malam-malam begini buka laptop, mengetik dan menyelesaikan tugas-tugas ini (itupun kalau tuntas semuanya dan semoga tuntas) kecualia Allah SWT. semata. Padahal dari tadi, main hp terus. Scrool media sosial tidak berhenti-henti. Astaghfirullahahl ‘adzim.

Catatan BMs ke 35 adalah catatan hari Selasa (02/08). Ku ingin bercerita tentang satu hari persiapan menyambut datanganya Ra Fayyadl ke PP. Nurur Rahmah. Beliau mengisi acara ‘muhadhoroh ammah’ ala yayasan disini. Semacam pembukaan untuk tahun ajaran 2022/2023.

Pada hari itu, malam r
abunya, diisini ada lomba tahlil. Seharusnya aku jadi juri, tapi berhubung aku ada keperluan sehingga aku harus keluar dan tidak bisa menjadi juri. Malam itu, aku keluar untuk print “konsep seminar pertanian peran pesantren dalam dunia pesantren”.

Nah, isinya konsep tersebut akan aku copas dibawah ini. Sekaligus sebagai catatan, pengingat dan gambaran terkait persiapan melaksanakan kegiatan/acara yang bersifat kerjasama dengan pihak lain.

 

Rancangan Konsep Acara

“Peran Pesantren Dalam Dunia Pertanian”

 

A.      Latar Belakang

Pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam kehidupan manusia. Dengan pertanian dan segala hal yang berkaitan dengannya, kita sebagai umat manusia dapat mengonsumsi berbagai makanan beserta lauk pauknya. Dunia pertanian, bagi masyarakat menengah ke bawah merupakan mata pencaharian sekaligu sumber penghasilan utama dalam kehidupa sehari-hari mereka. Tak heran, bila sosok hadratussyekh K.H. Hasyim Asy’ari, Rais Akbar Nahdlatul Ulama (NU) pernah mengatakan, “Petani Adalah Pahlawan Negeri”.

Belakang ini, saya mendengar potongan-potongan cerita dan kisah perjuangan masyayikh Nurul Jadid dalam membela petani. Baik dari segi kontrak harga hingga perjuangan melalui jalur hukum. Saya mendengarnya langsung dari Bpk. Mudzakkir, Ketua Asosiasi Petani – Kab. Probolinggo (Aspek Pro). Melalui beliau, saya belajar banyak hal tentang peran pesantren dalam dunia pertanian. Selain pengalamannya dalam dunia pertanian, Pak Mudzakkir juga pernah keliling manca negara di Asia Tenggara sebagai perwakilan petani Indonesia pada tahun 2007, 2008 hingga 2009 untuk belajar dan memberikan kontribusi di Indonesia.

Dari beberapa kali berbincang-bincang dengan beliau, saya jadi mengerti bahwa visi santri Nurul Jadid sebagaimana dawuh Kiai Zaini Mun’im, “saya tidak ridha bila santri Nurul Jadid tidak berjuang di masyarakat” dan “orang yang hidup di Indonesia kemudian tidak melakukan perjuangan, dia telah berbuat maksiat. Orang yang hanya memikirkan masalah pendidikannya sendiri, maka orang itu telah berbuat maksiat. Kita  semua harus memikirkan perjuangan rakyat banyak” adalah visi yang sangat realistis, membumi dan perlu diilhami oleh semua elemen yang ada di pondok pesantren ini. Baik santri, wali santri, alumni hingga para pegawai di dalamnya.

B.      Tujuan

a.       Mengenalkan perjuangan masyayikh Nurul Jadid dalam dunia pertanian

b.       Memahami semangat juang masyayikh Nurul Jadid terhadap masyarakat sekitar

c.       Mengenalkan dampak dan manfaaat dunia pesantren terhadap dunia pertanian

C.      Konsep Acara

1.       Hari, Waktu                :

2.       Tempat                        : IG Live Streaming Pondok Pesantren Nurul Jadid

3.       Pemateri                                     :

-          K. Muhammad Al-Fayyadl, M.Phil (Aktivis Agraria Dan Intelektua Muda NU)

-          Mudzakkir (Ketua Asosiasi Petani Kab. Probolinggo)

D.      Kisi-Kisi Materi

1.       K. Muhammad Al-Fayyadl

-          Peran pesantren dalam dunia pertanian

-          Sepak terjang masyayikh Nurul Jadid membela petani

2.       Pak Mudzakkir

-          Perbandingan dunia pertanian Indonesia dan negara-negara Asean

-          Realita dan Problematika pertanian

-          PR Pesantren untuk dunia pertanian (hal-hal dalam pertanian yang belum tersentuh oleh pesantren)

E.       Target

-          Publikasi perjuangan masyayikh Nurul Jadid dalam dunia pertanian di beberapa media nasional, seperti NU Online Jawa Timur, alif.id, beritajatim.baru.com

 

Usulan konsep ini, arahan dari Pak Mujib karena aku ada inisiatif untuk mengadakan seminar pertanian yang penyajinya adalah Ra Fayyadl dan Pak Mudzakir. Konsep acara ini akan aku maturkan keesokan harinya, pada hari Rabu saat beliau mengisi acara disini.

 Ya sudah mungkin sekian dulu catatan hari selasa-Nya ya. semoga bermanfaat. Sekian terimakasih. 😊


*Catatan BMs hari Selasa, 02 Agustus 2022. Selesai menulis pada hari Jum’at dini hari.

 

 

 


Posting Komentar

0 Komentar