Trending

6/recent/ticker-posts

Catatan BMs (7): Akhirnya Program BMs Kami Sudah Terbentuk, Meski Belum Ada Program Unggulan di Bagian Keagamaan


  

Fix tujuh hari Bakti Mahasantri (BMs) berlalu. Sedangkan program BMs kami, belum juga terbentuk secara valid. Baru tadi malam kami, yakni aku, Topek dan Anam ngumpul bareng dan berbicara agak serius soal pengabdian ini. Jujur, aku ya kepikiran beberapa hari yang lalu kok tidak gercep (gerak cepat) soal kegiatan BMs. Belum ada program harian hingga program unggulan. Hah, entahlah~

Pelan-pelan, seiring berjalannya waktu, akhirnya kami juga mulai menyusun program. Tadi malam sudah selesai. File mentahan hasil rapat tadi malam perlu dipoles dan diperbaiki tata tulisannya, lalu dihaturkan pada Gus Hadi.

Ada satu poin yang kurang: program unggulan soal kaderisasi keilmuan keagamaan. Kelompok kami saat ini belum ada. Yang ada masih program unggulan non-keilmuan keagamaan, yakni pembetukan tim infokom/humas/media center untuk aktivasi akun media sosial daerah riyadlus sholihin ini. Yang penting mereka punya ilmunya dulu. Sumber Daya Manusia (SDM) nya siap dulu. Semoga fasilitas soal ini dapat menyusul kemudian hari.

Sedangkan terkait program unggulan kaderisasii keilmuan keagamaan ini kelompok kami belum menemukan yang pas. Sedangkan untuk mengadakan wisuda, i’lan dan lain sebagainya, disini sudah ada sistem yang berjalan, yakni metode al-miftah. Itu harus satu tahun. Nah bagian al-miftah ini sudah ada yang mengawal, yakni Ust. Taufiq dan Ust. Muhib.

Nah, mungkin teman-teman pembaca sekalian ada usulan ?

Jadi, soal program BMs ini, kelompok kami membaginya menjadi dua, yakni program BMs dan PKM. Yang BMs dibagi menjadi dua, yakni keagamaan dan menejemen kepesantren. Soal keagamaan ini lebih mengarah kepada keilmuan keagamaan atau tafaqquh fid din. Poin ini, lebih mengamalkan pembekalan yang disampaikan oleh Ust. Suliyanto pra-pelepasan peserta BMs.

Rencananya, hasil rapat tadi malam akan kami print dan dihaturkan pada Gus Hadi. Bismillah saja. semoga semua lancar dan aman. Tidak ada kendala yang berarti.

Sedangkan poin ke dua, yakni soal menejemen kepesantrenan atau peningkatan mutu pesantren. Untuk yang ini, lebih menjurus kepada hal-hal teknis yang mendukung kepada perbaikan kualitas sistem yang dijalankan oleh daerah Riyadlus Sholihin Pondok Pesantren Nurur Rahmah. Poin ke dua ini, sebagai bentuk pengamalan ilmunya Ust. Tohet saat pembekalan BMs dulu.

Hahh. Itu saja mungkin.

Selebihnya, kemarin aku mengerjakan tugas-tugas lain. Berpindah dari satu tugas ke tugas yang lain. Aku kira bekerja secara sat-set itu mudah. Ternyata tidak. Tidak semua hal yang indah secara ekspektasi di alam pikiran, ketika dijalani seperti yang dibayangkan. Kemarin itu rencananya desain ‘coming soon 5 karya angkatan’ sebentar saja. Tapi ketika sudah di depan laptop dan tersambung dengan jaringan internet, wah, cari ide buat konten itu cukup lama sekali.

Juga, kemarin aku mencoba menyelesaikan desain cover ilmu faraidh. Aku sudah menyanggupi untuk mengerjakannya dan wajib dikoreksi oleh senior saya soal desain grafis. Ia teman sekelas. Dila namanya. Meski perempuan, dia jago soal desain grafis.

Nah, kemarin aku dapat koreksi dan tentunya juga masukan. Aku disuruh untuk mengubah font arab yang aku pakai. Berhubung aku desain pakai canva dan font yang disaranin Dila tidak ada di Canva, akhirnya harus unggah font ke aplikasi itu.

Untuk unggah font, harus lihat youtube dan tutorial. Aku juga sudah tanya ke grup komunitas canva. Klink Canva namanya. Tapi jawabannya tidak seketika saat itu. Duh, duh. Emannya. Ketika cari di youtube, praktik di Canva ternyata tidak sama. Akhirnya aku harus cari tutorial lain. Dan itu semua menghabiskan waktu lho~. Agenda itupun tidak tuntas kemarin.

Akhirnya kegelisahan ini terjawab sekitar dua jam kemudian. Kata Kak Syam di grup itu begini,  “Kalau statusnya masih member belum bisa kak, harus minta ke Mas @gabutdikantor dulu. Nanti Pc ya. Mas @gabutdikantor mohon dibantu ya 🙏🏻”.

Sampai detik ini, pukul 07:09 WIB. masih belum ada respon dan balasan. Entahlah. Jadilah garap cover proyek faraidh itu jadi terbengkalai.

Setelah jadi pamflet promosi coming soon proyek 5 buku angkatan, lalu diposting meski tidak melalui koreksi yang ketat. Akhirnya ketika malam hari, ada yang mengingatkan kalau kata-kata yang ada di pamflet itu terdapat kesalahan. Akhirnya tadi malam aku edit ulang, share di grup tapi belum post ulang yang ada di IG.

Dari lima proyek angkatan itu, ada satu proyek yang perlu penggarapan ekstra, yakni dualisme pernikahan. Karya ini berisi kumpulan artikel munakahat dengan kajian hukum Islam dan Indonesia. Katanya Pak Ije, aku disuruh buat template dalam buku itu. Tata cara penulisan dan tata letaknya. Intinya biat terlihat profesional dan lebih rapi.

Belum lagi soal proyek angkatan. Bismillah. Allah Allah. Semoga selesai. Rampung. Selesai tanggungan dan sabar menghadapi ini semua. Dari Ilmu Faraidh yang tinggal cover, Ilmu Mantiq baru fix kata Aam, Ekonomi Mikro Islam tinggal cetak. Untuk karya ke dua dan tiga ini aman.

Lalu, ada karya ke empat, yakni dualisme pernikahan yang cukup berat sebenarnya bagi saya. Terakhir, ada ilmu arudh dan qawafi yang tinggal menunggu selesai edit dan koreksi dari Nurul Makkiyah.

Oh ya, kemarin, setelah post pamflet segera rilis proyek 5 buku angkatan, ada yang DM akun brighty. Ia bilang mau pesan dan tanya harga. Wah, soal harga ini aku kurang tau. Ku tanya di grup pun, teman-teman juga diam, tidak tahu atau memang tidak mau tahu. Entahlah. Akhirnya DM itu tidak terbalas dan menggantung sampai saat ini.

Terakhir, aku juga ingin cerita bahwa tadi malam alhamdulillah dapat melaksanakan target agenda hari itu, yakni mengartikan kitab mukhtasor syafi. Sebuah kitab karya Syekh ad-Damanhuri yang membahas ilmu arudh dan qawafi. Aku mengartikan kitab ini via VN di telegram pada seorang kawan. Tadi malam ngartikan hingga muqoddimah saja. untuk kelanjutannya bila tidak udzur, inginku lanjutkan keesokan harinya.

Mungkin itu saja cerita aktivitas kemarin. Selasa, 05 Juli 2022. Sekian. Terimakasih.

 

*Catatan ini selesai ditulis pada Rabu, 06 Juli 2022.

Posting Komentar

0 Komentar