Setelah selesai
rekap tugas-tugas, akhirnya aku mulai mengerjakan satu demi satu tugas-tugas
tersebut. Tadi pagi aku rekap tugas-tugasku. Ada beberapa tugas dari catatan
sebelumnya yang belum dan sudah rampung. Ku rekap lagi agar semakin rapi dan
enak untuk mengerjakannya. Setidaknya, total ada 23 tugas yang sudah menunggu
dan menumpuk saat ini.
Mari kita jalani
ini semua. Dengan bersyukur dan dilatih terus untuk bersyukur.
Diantara
tugas-tugas itu adalah menyelesaikan catatan hari kamis (28/07) kemarin.
Kemarin itu, waktu ngajarku sedikit. Jam pertama dan ke dua di kelas IX A
(putra) dan satu jam di kelas VIII B. Aku masuk di jam satu dan ke dua.
Sedangkan Anam masuk di kelas VIII B-nya. aku sengaja tak masuk dan memang
digantikan Anam karena dia pada hari Kamis tidak ada jam ngajar. Jadi ia bantu
aku masuk di kelas.
Sedangkan aku ?
Aku garap dan
lakukan persiapan untuk pembukaan dan seminar pertanian pada keesokan harinya.
Mulai dari desain baner acara, desain baner pesanannya Ning Iin (ucapan selamat
tahun baru hijriyah), desain banner pesanannya Roni Dkk, buat surat dan lain
sebagainya. kemarin aku sibuk di MTs. Ngeprint dan kertas-kertasnya juga dari
MTs. Alhamdulillah. Setidaknya hal ini membantu.
Jadi antara aku dan
pihak MTs ini tidak ada kontrak dan kesepakatan kerja yang pasti. Aku ya
bantu-bantu di MTs dengan ngajar dan desain keperluan guru, kadang-kadang ada
tugas tambahan pribadi dari guru lain. ya tidak apa-apa.
Sehingga Anam saat
itu, di waktu sebelum dan setelah masuk kelas, akhirnya baca komik terus. Aku
sibuk dengan laptopku. Sesekali aku ngeprint dan lebih banyak memandangi
laptop. Sampai pukul dua belas siang kurang, aku dan Anam memutuskan untuk
pulang. Sholat dzuhur di pondok.
Lalu aku
menyelesaikan expot desain acara yang belum sempurna, cari sepeda plus izin
keluar hingga ke percetakan banner di Kotaanyar. Setelah urusan izin di sini
selesai, kami berangkat ke percetakan itu. Aku hendak cetak dua banner, baner
acara & baner selamat pesanannya Ning Iing.
Ternyata di
percetakan itu banyak pesanan. Tapi pihk percetakan menanyanggupi untuk
menyelesaikannya setelah maghrib nanti. Ketika maghrib tiba, ternyata banner
yang akan digunakan esok hari belum selesai. Duh, bagaimana ini ?
Akhirnya ketika aku
konfirmasi lagi, banner yang acara insyaallah akan diselesaikan malam ini. Tapi
sayangnya aku tidak tanya jam berapa selesai.
Selain soal banner,
masalahku ada lagi: undangan VIP. Tadi aku buat surat cuma untuk Ust. Abd.
Fatah selaku pemangku daerah An-Nuur, Ust. Busthomi (Pusat) dan dua pengurus
daerah serta pusat. Itu saja. tapi ketika Topek mengantarkan pusat, saat itu
ada Gus/Ust. Busthomi sedang bersama Gus Muhammad. Yang dikasih surat hanya
Ust. Busthomi, Gus Muhammad tidak.
Selain itu, Ning
Iin juga sempat tanya siapa saja keluarga dhalem yang diundang. Setelah
mendengar penjelasan dari Topek, akhirnya Ning Iin menyuruh untuk mengundang
semua gus-gus disini. Masalah datang atau tidak itu urusan mereka. yang penting
diundang terlebih.
Nah, untuk buat
undangan hingga print di sini cukup sulit. Aku harus naik sepeda ke selatan
yang tokonya tidak konsisten buka. Malam hari, ketika pembacaan diba’iyah, aku
jadi ingat, aku harus print surat-surat itu. Belum lagi nama-nama gus yang
diundang itu siapa saja ?
Setelah
menyelesaikan kegiatan, sekitar pukul 20.15 WIB, aku menangkan diri di kamar.
Mencoba pasrah. Tiba-tiba ada Ust. Udin ke kamar. Menanyakan kesiapan besok dan
juga dana penyelenggaraan acara ini. Aku jadi seadanya-semampunya, juga ku
sampaikan unek-unek ini: soal banner yang belum jadi dan undangan kepada
gus-gus.
Alhamudlillah. Ust.
Udin memberikan solusi. Ust. Udin punya nomer/kontak/orang yang ia kenal
disana. Aku dikirimi nomernya dan langsung ku telpon seketika. Alhamdulillah
aktif dan ku tanyakan perihal banner yang akan digunakan itu besok itu. Orang
dibalik telpon itu menyanggupi jam sepuluh malam nanti banner selesai.
Selesai masalah
pertama.
Sedangakn untuk
urusan undangan, kata Ust. Udin, pakai Pdf saja, nanti biar Gus Hadi yang akan
membagikan undangan-undangan itu kepada para gus itu. Via Pdf. Tidak apa-apa
meski tanpa stempel. Alhamdulillah. Tuntas juga masalah ke dua.
Selain dua masalah
inti ini, siang itu ada sedikit masalah bagiku. Meski kecil. Yaitu ber-partner
dengan orang-orang human error. Sesama teman kok rasanya kurang paham. Ada tugas yang sifatnya wajib malah
mendahulukan bucin sana-sini.
Ingin marah dan
negur, malah nyerang balik. Berat ini. Seandainya dikerjakan sendiri bisa sih.
Tapi capeknya itu lho. Sejak awal sudah diwanti-wanti agar tidak terjadi
seperti ini. Semuanya kerja. Ternyata realita tidak seindah itu.
*Catatan BMs
(30), Kamis 28 Juli 2022. Selesai menulis pada hari Sabtu, 30 Juli 2022 pukul
03:58 WIB.

0 Komentar