Trending

6/recent/ticker-posts

Puisi tentang sepi (2)



Bersama sendirian
Bersama kesepian
Tak ada barista lagi
Kepul rokok asyik menari

Tulisanku terus mencari
Siapa pembaca setiap hari
Keliling dunia kesana kemari
Meski tubuh dibalik jeruji

Aku ingin melukis
Senyum indah bibir manismu
Membias syahdu tak pernah semu
Menyinari kalbu saban waktu

Paiton, 2019

Kata kunci :
-rindu
-sendiri
-sepi

Jujur saja, tulisan ini entah layak atau tidak disebut puisi. Oleh karenanya, kritik dan saran yang membangun sangat kami butuhkan.. thanks
Terima kasih telah membaca.

Posting Komentar

2 Komentar

Unknown mengatakan…
Layak banget lah disebut puisi!!! Bahasanya simple, renyah tapi mengena!! Semangat
PsyPeople mengatakan…
Udah ahli aja main sajak :) okok teruskan