Trending

6/recent/ticker-posts

Puisi tentang sepi




















Yang ditinggal pergi

Suara botol dan kayu yang
Kau pukul-pukul kan
Mengundang peluh keringat
Tuk bersua dengan hangat
Bahwa,
Pagi ini cukup dingin
Tak ada kopi sepagi ini
Mati aku dipeluk sepi

Paiton, 2019

Kata kunci :
-sepi
-rindu
-sendiri

Posting Komentar

2 Komentar

Unknown mengatakan…
It's great.... Khususnya bagi pemula... Kembangkan bakatmu... Semangat selalu!!
PsyPeople mengatakan…
Meski pemula, tapi hasilnya udah kek gini.. mantap :D