Trending

6/recent/ticker-posts

Tulisan Perdana Pasca Balik Pondok Syawal 1444 H.



Hah. Entahlah, saya juga tidak tahu bagaimana kehidupan ini. Apa maksud, tujuan dan hikmah dari semua ini. Kita hanya meraba-raba, menjalani dan semuanya, pada intinya adalahh Allah. Sumber segala sumber.

Sebenarnya, saya sudah lama tidak menulis diary di laptop. Juga, menulis lalu memposting-nya di blog pribadi. Biasanya saya curhat di sana. Tapi sekarang, coba saya mulai lagi ya.

Hm. Kadang keinginan itu naik-turun. Sekarang ingin begini, esok ingin begitu. Seharusnya dan idealya itu konsisten. Kata bruce lee, aku tidak pada seseorang yang menguaasai 1000 teknik pukulan, tapi aku takut pada orang yang menguasai 1 pukulan tapi diulang selama 1000 hari.

Aku juga tidak tahu juga, apa yang hendak saya konsistensikan. Saya kadang ingin nulis di blog. Nanti kalau sudah enak dan agak sering nulis, ingin pindah nulis di website mahad aly. Nanti muncul pikiran begini, masak nulis di blog pribadi terus, untuk mahad aly kapan ?

Nanti kalau nulis di website, juga ada keingin nulis di media-media nasional lagi. Sekarang ini muncul keinginan nulis catatan ngajar ilmu mantiq. Jadi nulis di caption instagram yang notabene harus singkat, padat dan jelas karena ruang menulis sangat terbatas.

Ya Allah. Hidup karena engkau, karena kehendak engkau dan aku yakin semua engkau kan jamin. Tapi engkau telah memberikan garis aturan dan cara mainnya, mohon Ya Rabb, bimbing dan mudahkanlah aku. Jalan hidupku.

Sebenarnya juga, aku ingin belajar sebagaimana tips yang disampaikan oleh Gus Muhib. Menurut beliau, jangan pernah putus belajar setidaknya 1 jam sehari. Belajar maksudnya adalah baca kitab. Seandainya ada yang tidak paham, jangan tanya dulu. Bacanya diulangi lagi. Sampai paham.

Kalau masih tidak paham, coba tawassul pada pengarang kitab. Insyaallah ada futuh atau pemahaman terkait isi kandungan / teks yang dimaksud dalam kitab itu. Tai urutan yang dibaca harus urut. Kalau beliau, agar tidak bosan, beliau mensiasatinya begini: hari ini belajar bab ibadah, besok muamalah, esoknnya lagi munakahat, esoknya lagi bab jinayat dan kembali ke bab ibadah. Begitu seterusnya.

Ya Allah. Jadikanlah kami termasuk ahli ilmu yang bermanfaat. Ilu yang diamalkan, disebarkan luaskan dan hidupnya barokah. Amiin.

Sekarang sudah pukul 23.15 WIB dan jam 24.00 WIB seharusnya aku sudah tidur. bahkan, kapan hari ibu pernah ngirim video terkait waktu maksimal tidur malam. Dalam video tersebut dijelaskan bahwa seharusnya jam/waktu akhir untuk tidur malam itu sebenarnya jam 10, maksimal jam 11. Nah, sekarang jam 11 lewat sedangkan saya belum belajar atau baca kitab kuning sama sekali.

Allah Allah~

Ya Allah, semoga aku dapat berubah. Semakin baik dari hari ke hari. tidak stagnan, apalagi semakin buruk dari hari ke hari. Na’udzubillah.

 

Paiton, Kantor Wilayah. Malam Sabtu. Ba’da Istighbar.  12 Mei 2023.


Posting Komentar

0 Komentar