Trending

6/recent/ticker-posts

Turba: Dari Persiapan Musyawarah Hingga Persiapan Mengabdi di Masyarakat


Dua hari lagi merupakan malam puncak acara musyawarah kajian kitab fathul qorib. Diundangan, acara akan dilaksanakan pada pukul 19.00 WIB di Aula 1 PP. Nurul Jadid. Sebelum acara puncak, berhubung tidak semua pengurus mendalami kitab kuning, ra Fakhri menyuruh panitia untuk melakukan operasi turun ke bawah. Memang, setiap turun itu ke bawah. heheuy..

Operasi ini disebut dengan Turba. Singkatan dari tadi itu. TURun ke BAwah. Maksudnya bagaimana ?, yakni beberapa panitia yang berupa santri Ma'had Aly itu menuju ke wilayah atau gang yang pengurusnya tidak ada yang tahu baca kitab, atau tidak mendalami kitab kuning dan hal-hal semacamnya.

Operasi Turba ini nantinya sebagai persiapan bagi peserta musyawarah, dalam hal ini adalah pengurus-pengurus wilayah, untuk belajar bareng dan harapannya ketika acara NGOPI nanti tidak kosongan lagi. Sudah ada gambaran terkait materi, sanggahan hingga pertanyaan ketika acara nanti.

Dalam menjalani Turba ini, tidak semua wilayah didatangi oleh panita NGOPI. Selain karena memang ada beberapa wilayah atau gang yang para pengurusnya mendalami dan tahu terkait baca kitab kuning, juga koordinasi antar wilayah yang terkadang ada udzur hingga kurang responsif serta antusias dalam acara musyarah ini.

Akan tetapi, beberapa wilayah/gang sudah didatangi oleh panitia. Diantaranya adalah wilayah PPIQ, Gang E (Pomas), Gang L (SMK) serta gang B. Untuk wilayah seperti MAK, Diniyah dan Ar-Rumi sengaja tidak didatangi oleh panitia karena para pengurusnya / wilayahnya memang sudah menekuni kitab kuning.


Saat panitia Turba (Dari Kanan: Farhani dan Roni) melakukan operasi sebagai persiapan musyawarah NGOPI




Posting Komentar

0 Komentar