Kita memesan kenangan
untuk masa depan
Dengan gambaran :
aku dapat melihat uban
pertamamu muncul
dan kau tersenyum
simpul setiap peluh keringatku
mengucur
di meja nomer 179,
dipojok paling kanan
sebelah belakang
kita adalah pelanggan
terakhir yang datang paling awal
waktu semalaman tak
terasa bagi kepul kopi buatanmu
dan bibirku tiba-tiba
menggigil tak terbendung
berdzikir menyebut
namamu
sampai bibirku
bersujud dibibirmu
Paiton, 2019

3 Komentar