Menghadap ke cermin dan berkatalah, “tidak ada orang yang lebih kamu bantu selain dirimu sendiri”. Dari sekian keinginan, harapan dan juga tugas-tugas yang ada saat ini, tidak ada yang bisa membantu dan mau menyelesaikannya, kecuali kamu menggarapnya satu per satu. Caranya dengan menonaktifkan paketan data HP dan fokuslah mengerjakan sesuatu.
Saat ini aku
menulis catatan hari Jum’at (05/08), setelah dari tadi malam, aku sangat berat
sekali untuk menulis catatan BMs qodho’an tiga hari lalu yang belum
selesai. Aku kira tadi malam akan fokus, tenang dan nyaman menulis karena
dikerjakan ketika sepi-sepinya. Ternyata tidak.
Entah barangkali
karena dosa-dosa yang semakin menumpuk, sehingga aku rasanya semakin berat
untuk menulis catatan BMS yang biasanya enak-enak dan lancar-lancar ini. Tadi
malam itu malas sekali, tidak semangat atau biasa saja sebagaimana hari-hari
biasa.
Juga nyamuk disini
sedang ‘konser’, sehingga aku yang awalnya mau tidur jadi tidak bisa sehingga
aku harus bangun, selimutan sambil buka laptop. Setelah buka laptop, menulis
beberapa kalimat dan tidur-tiduran lagi. Scrolling media sosial. Lalu tidur tak
sadarkan diri. Allah Allah~
Eman sebenarnya.
Tugas nulis catatan
BMs itu, aku lanjutkan hari ini. Sampai detik ini, ba’da sholat jum’at, aku
masih lanjut menulis catatan hari Jum’at. sebentar lagi aku ingin menulis
panduang fikih zakat pertanian yang insyaallah akan disebarluaskan saat aku
kegiatan PKM di masyarakat malam senin ini. Tentunya aku harus belajar dulu,
tulisan ini harus dikoreksi dan setelah finally, aku perbanyak.
Hari ini aku ingin
cetak aurod santri dan beberapa file keperluan pondok yang perlu dicetak, nanti
sore disuruh ke rumahnya Mas Deny. Juga, aku ingin desain konten IG Riyadlus
Sholin (Quote Kiai Zainul Mu’in). Buat rencana / peta konsep selayang pandang.
Dan terakhir, kalau jadi beli hadiah-hadiah lomba PHBI Tahun Baru Islam yang
penutupannya dilaksanakan pada tanggal 08 Agustus nanti.
Hah.
Hari ini, tidak ada
kegiatan rutin PKM: istighatsa bersama masyarakat. Biasanya keluarga dhalem
mengajak kami bertiga untuk istighatsah di masyarakat setiap ba’da jum’atan,
tapi kali ini tidak. Ketika aku baru turun dari sholat jum’at di masjid sini, aku
berpapasan dengan Gus Hadi. Beliau menuju ke selatan. Barangkali beliau hendak
menghadiri istightasah dan kami tidak diajal. Barangkali sudah selesai kegiatan
PKM: istighatsah rutin bersama masyarakat. Tak apa. Aku malah senang sehingga
bisa nulis catatan ini.
Pada tulisan ini,
aku juga ingin bercerita salah satu yang menggangu pikiranku, yakni keinginan
untuk ikut LKTI yang diadakan Ma’had Aly Situbondo. Aku ingin ikut kalau ada
lomba KTI, apalagi ranahnya khusus mahasantri ma’had aly se-Indonesia. Tapi
berhubung literatur yang kurang memadai, rasanya kurang memungkinkan untuk
menyelesaikannya dalam waktu dekat-dekat ini.
Sebenarnya, waktu
pengumupulan KTI ini sudah selesai pada tanggal 02 Agustus, tiga hari yang
lalu. Akan tetapi pada tanggal 03 Agustus, aku ditanya Mas Saifir (Mahasantri
M2 Ma’had Aly Situbondo) kok tidak ikut LKTI Ma’had Aly Situbondo. Aku bilang,
“ingin ikut tapi belum selesai karena waktunya sudah habis”.
Sebelumnya, pada
tanggal 01 Agustus (kalau tidak salah), aku ke asta Kiai Zainul Mu’in
malam-malam. Curhat, ya do’a dan wiridan bahwa aku tidak ikut KTI Ma’had Aly
Situbondo. Padahal aku ingin sekali. Tapi untuk menyelesaikan lima lembar isi
penelitan itu, butuh waktu belajar dan menulis. Aku sedih sebenarnya. Meski
harus bayar dan belum tentu menang, ya setidaknya bisa ikut dan
berpartisipasi sebagaimana niat saat ikut lomba atau event-event kepenulisan dulu.
Apa ya ?
Hah. Entahlah.
Barangkali saat ini praktikku untuk menganggap semua ini takdir. Aku sudah
usaha tapi masih belum menemukan ide buat ku tulis. Dan, tentunya aku masih ada
harapan di detik-detik terakhir mungkin, aku ada ilham dapat ide dan menulis
dengan cepat. Sehingga aku bisa ikut LKTI itu dan ada kemungkinan menang lomba
itu. Kalau tidak ikut, bisa dipastikan tidak akan juara. Ya kan ?
*Catatan BMs
hari ini, selesai hari ini pula pukul 14.15 WIB. alhamdulillah. Selesai.

0 Komentar